Bram Cigar jadi Calon Rektor UPI!

Oleh Nur Hidayat Santoso*
Foto sampul akun facebook "carek sejati"

Siapa mahasiswa UPI yang tidak kenal Bram? Sekalipun ada, mungkin dia adalah mahasiswa yang kurang gaul. Sehabis kuliah langsung pulang ke kosan ataupun ke rumah. Bram cigar panggilan populer dari mahasiswa, pasalnya ujaran “rék udud moal” menjadi ujaran ciri khas ketika ia menawari mahasiswa untuk membeli rokoknya.

Kepopuleran Bram cigar juga mewarnai momentum proses pemilihan calon rektor di UPI. Berangkat dari calon-calon rektor UPI yang kalah populer dari Bram di kalangan mahasiswa, mungkin itulah yang melandasi munculnya akun facebook bernama “carek sejati” (calon rektor sejati) dengan foto Bram sebagai sosok carek sejatinya.

Banyaknya masalah yang timbul di UPI menjadi dasar yang cukup kuat atas ketidakpuasan mahasiswa terhadap 10 kepemimpinan Sunaryo. Hingga proses pemilihan rektor UPI kini tidak ada calon-calon rektor yang berani menyatakan diri akan berpihak ke mahasiswa.

Foto profil akun facebook "carek sejati"
Permasalahan pembangunan gedung FPEB yang sejak tahun 2012 tidak kunjung rampung hingga kini, indikasi kasus korupsi dana BMTM, penentuan golongan UKT yang tidak tepat sasaran, fasilitas fakultas yang kurang memadai untuk kegiatan akademik dan kemahasiswaan, hingga komersialisasi gedung-gedung di UPI menjadi beberapa masalah dari banyaknya masalah yang muncul pada masa kepemimpinan Sunaryo.

Latar belakang dari 7 calon rektor pun jarang terdengar publikasinya untuk mahasiswa UPI. “coba bayangkan di kampus daerah tidak ada baliho-baliho yang menginfokan pemilihan rektor ini” ujar Presiden BEM REMA UPI saat berorasi pada aksi pilrek di UPI (14/4). Hal tersebut mungkin ada kaitannya dengan munculnya akun “carek sejati”.

Pada foto-foto di akun tersebut terdapat kalimat yang mengkritik rektor UPI “tak bisa ditunggangi dan pro mahasiswa”, “kalau aku yang jadi rektor mesti gak ngenes gini jadinya”. Terdapat pula tulisan mengenai rekam jejak Bram cigar di kampus UPI seperti gambar ini.
 

Akun tersebut menjadi kritik keras untuk kepemimpinan Sunaryo dan juga calon-calon rektor yang akan memimpin UPI nantinya. Secara tidak langsung munculnya akun tersebut menyindir panitia pemilihan rektor UPI yang dianggap tidak transparan kepada mahasiswa perihal latar belakang calon rektor yang akan memimpin UPI 5 tahun ke depan. Lebih layak Bram cigar yang menjadi rektor UPI selanjutnya karena lebih dekat dengan mahasiswa daripada para calon rektor yang terkesan eksklusif. (NHS)



*Ketua UKSK UPI, Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia yang punya cita-cita jadi guru.

0 Comments