Kongres UKSK UPI XIV

Spanduk kegiatan Kongres XIV UKSK UPI

Tanggal 10 sampai 12 April merupakan hari yang bersejarah bagi UKSK UPI, pasalnya pada tanggal tersebut kegiatan Kongres UKSK XIV dilaksanakan. Jumat sore (10/4) anggota UKSK tengah bersiap untuk berangkat menuju tempat kongres, dari mulai peralatan ATK, proyektor, peralatan konsumsi, hingga palu sidang sudah dipersiapkan.

Kongres dengan tema Refleksi Regenerasi Organisasi dan Ghirah Perjuangan UKSK berangkat dari bagaimana proses regenerasi dan gairah perjuangan yang harus dibangun secara mendasar. Vila Sukamaju, vila yang sering dinamai Vila Amih adalah tempat yang sering digunakan UKSK untuk berkegiatan. Wanita tua yang menjadi pemilik vila ini akrab dipanggil Amih. Beliau sampai-sampai hafal beberapa nama-nama senior UKSK seperti salah satunya Amran Halim.

Muhammad Vichi memberikan pengantar diskusi situasi umum
Kegiatan kongres ini tidak seperti sidang pada umumnya, karena ada rangkaian kegiatan yang mejadi ciri UKSK sebagai organisasi yang berpikir kritis. Rangkaiannya berupa diskusi kritis yang diikuti oleh pengurus, anggota, hingga alumni dengan pembahasan situasi internasional hingga kampus. Hal ini yang menjadi ciri khas UKSK, mengkaji sesuatu tidak sekadar permukaan, tetapi mendasar hingga akar masalah.

Tepat pukul delapan pagi (11/4) sidang dimulai, dari pembahasan agenda sidang, laporan pertanggungjawaban ketua, pembahasan AD/ART, hingga pemilihan ketua menjadi forum dialektis anggota UKSK dalam menyikapi permasalahan organisasi. Anggota UKSK saling bersahut-sahutan dalam mengemukakan pendapat. Forum dialektis ini menanggap tidak ada suatu pernyataan yang sepenuhnya benar ataupun sepenuhnya salah, tetapi relevan atau tidaknya suatu pendapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan organisasi.

Minggu siang (12/4) tepat setelah makan siang bersama, pemilihan ketua UKSK periode 2015-2016 dimulai, beberapa calon ketua muncul yaitu, Dani Wardani, Findani Felasari, Eka Rahmawati, dan Nur Hidayat Santoso. Proses pemilihan dilakukan dengan seksama, dari mulai pemaparan visi misi hingga berdialog dengan anggota UKSK. Berdasarkan kesepakatan bersama pada forum tersebut dipilihlah Nur Hidayat Santoso menjadi ketua UKSK periode 2015-2016.

Pada akhir kegiatan sebelum azan magrib, ketika persiapan kembali ke kampus tiba-tiba hujan besar turun. Terpaksa niat untuk pulang harus ditunda, tidak kehabisan akal Agung salah satu anggota baru UKSK mengambil gitar untuk menghibur saat menunggu hujan reda. Hal tersebut menjadi hal yang penting untuk membangun kedekatan emosional di awal kepengurusan.

0 Comments